Penjelasan Dosen Universitas Mulawarman Tentang Jamu Non Jampi Usodo
JEJAKVIRAL - Jamu atau minuman kesehatan tradisional terbagi menjadi dua. Jamu jampi usodo dan jamu non jampi usodo.
Definisi jamu Non Jampi Usodo. Jamu non jampi usodo dikeluarkan oleh B2P2TOT bahkan dari Permenkes nomor 3 tahun 2020 dan beberapa peraturan lain baik dari BPOM
"Jamu di sini yang kita gunakan atau kita manfaatkan adalah jamu yang kandungan molekul atau senyawanya itu hanya lingkup materi serta energi," papar Fajar Prasetya, dosen di Universitas Mulawarman, Samarinda, Kalimantan Timur seperti dikutip dari akun YouTube IWTIF pada Rabu (2/4/2025).
Kenapa dikatakan jamu non jampi usodo?
Karena jamu di sini yang digunakan hanyalah kandungan-kandungan molekul atau senyawa dalam pencapaian usodo atau kesehatan.
Menurutnya, jamu ini bukan hanya saja dari tanaman tapi bisa juga dari hewan bahkan dari mineral, singkatnya dari bahan alam.
Kenapa dikatakan hanya molekul senyawa yang digunakan adalah materi dan energi saja?
Karena di dalam tanaman, hewan atau mineral itu ada molekul-molekul yang dikenal sebagai metabolit primer, sekunder bahkan ada energi atau materi molekul yang di dalam tanaman tersebut.
Fajar mencontohkan tanaman yang memiliki kandungan seperti asam amino, vitamin b, karbohidrat, glukosa bahkan metabolisme, tanin dan sebagainya.
"Nah ini semua adalah kandungan senyawa kimia yang ada di dalam tanaman maupun hewan yang nantinya akan diolah menjadi jamu non jampi usodo," paparnya.
Fajar melanjutkan, kenapa hanya materi dan energi?
Dia pun mencontohkan tentang obat insulin dalam mengatasi diabetes melitus.
Menurutnya, senyawa insulin memberikan khasiat atau efek memindahkan gula dari dalam darah ke dalam sel.
Bagaimana caranya kerjanya?
Cara kerjanya, unsur senyawa insulin yang biasanya disuntik dan di dalam insulin itu ada molekul-molekul kimia atau molekul-molekul senyawa insulin.
Untuk bisa menghasilkan aksinya memindahkan glukosa dari gula darah dalam dalam sel, minimal dibutuhkan 4 molekul insulin untuk menggerakkan reseptor protein insulin yang berada dalam membran sel.
"Ini adalah hasil eksperimen yang kita gunakan untuk bisa mengetahui protein yang menerima molekul insulin untuk bisa mentransfer gula dari dalam darah ke sel. Kita gunakan x-ray untuk mengetahui protein yang menerima molekul insulin untuk mentransformasikan gula dalam darah ke sel," ujarnya.
Dikatakan Fajar, jamu non Jampi Usodo itu yang kita gunakan hanya materi dan energi. Jadi molekul ini merupakan materi dan materi Ini mengandung energi. Energi inilah yang digunakan untuk menghasilkan khasiat atau aktivitas.
"Ini adalah salah satu protein reseptor yang fungsinya sebagai saluran ion.
Jadi kalau misalnya kita minum cairan elektrolit itu betul kita memang butuh ion untuk berbagai macam aktivitas tubuh," terangnya.
Di sini pun, lanjutnya, dibutuhkan tiga materi molekul untuk bisa membuka tutup saluran. Artinya untuk bisa menghasilkan khasiat itu harus ada pergerakan protein di dalam tubuh kita
"Jadi ini bisa menggambarkan maksud tadi bahwa jamu non jampi usodo itu adalah energi yang kita pakai dari masing-masing molekul kimia yang kita gunakan baik pada saat kita minum (jamu) maupun mungkin ada jamu juga yang mungkin dimakan atau mungkin jamu yang dioles.