Skip to main content
x

Kembali Bugar Setelah 2 Tahun Pandemi dengan Wellness and Health Tourism ke Bali

JEJAKVIRAL
Wellness tourism dinilai bisa menjadi salah satu alternatif yang dibutuhkan oleh masyarakat untuk kembali pulih dalam kehidupan normal. 

Setelah melewati masa-masa stres akibat pandemi Covid-19 yang akhirnya membaik seperti keadaan sekarang, banyak masyarakat yang langsung merencakanan liburan sendiri maupun bersama keluarga dan teman-teman. 

Wellness tourism merupakan sebuah konsep wisata yang bertujuan untuk memberikan pengalaman wisata yang memungkinkan seseorang mendapatkan kesejahteraan secara fisik, psikologi dan spiritual. Kemudian juga bisa menjadi alternatif solusi bagi masyarakat. 

Di Indonesia, pengembangan pariwisata di sektor kesehatan sebenarnya telah diinisiasi sejak tahun 2012. Konsep Wellness Tourism ini diharapkan dapat mewujudkan Indonesia sebagai destinasi pariwisata kesehatan dunia. 

Meski mungkin saja sebenarnya tubuh Anda saat itu sehat dan tidak ada sakit sama sekali, konsep Wellness Tourism menjadi sangat cocok dalam mengembalikan kesadaran dan kesehatan fisik, psikis sampai spiritual kita. 

Sebagai salah satu destinasi wisata favorit di Indonesia dan bahkan dunia, Bali tak hanya menawarkan keindahan alam dan beragam budayanya yang menarik. 

Bali juga diyakini, bahkan sudah direncanakan menjadi salah satu destinasi wisata kesehatan di Indonesia. Konsep wisata kesehatan di Bali kembali didengungkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Sandiaga Uno baru-baru ini mendukung konsep wellnes dan health tourism. Sebelumnya, konsep wisata kesehatan atau wisata medis juga pernah diwacanakan General Manager Indonesia Medical Tourism Board (IMTB) Bali Nusra, Putu Deddy Suhartawan pada awal November 2020.

Selain destinasi wisatanya yang sangat kaya akan keindahan dan keberagamannya, peran hotel memang penting. Terutama yang menerapkan protokol kesehatan dengan baik dan konsisten.

Selain itu, hotel juga harus menyediakan berbagai fasilitas dan kemudahan bagi para tamu untuk menjaga kesehatan serta kebugaran. Yang harus diperhatikan mereka yang terjun di usaha perhotelan, mulai dari lobi, kamar, restoran, hingga tempat pertemuan atau ballroom.

Meskipun pandemi belum 100% berakhir, Sejak awal kedatangan tamu, protokol kesehatan sudah diterapkan, seperti karyawan hotel yang menyambut tamu tidak berdekatan karena harus menjaga jarak dan tentunya memakai masker. 

Begitu juga dengan para tamu yang harus memakai masker dan melakukan prosedur pemeriksaan yang cukup ketat tapi mereka tetap merasa nyaman.

Wisata wellness memungkinkan seseorang untuk me-recharge atau mengembalikan energinya kembali, sehingga dapat membantu seseorang untuk lebih siap dan memilikii risiliensi dalam kembali menghadapi pandemi. 

Dengan begitu, pikiran yang tenang dapat membantu tubuh dalam membangun imunitas dan melawan virus.

Bali punya modal yang cukup pantas untuk dijadikan wisata kesehatan, terutama di kawasan Nusa Dua karena punya banyak fasilitas standar internasional. 

Tinggal bagaimana membuat konsep yang pas dan matang, karena selama ini imej banyak orang tentang Bali adalah wisata leisure bukan untuk kesehatan.

Wellness itu sampai sekarang agak sulit maknanya dalam bahasa Indonesia, yang paling mendekati itu kebugaran. Tapi kebugaran itu hanya salah satu unsur dari konsep wellness tourism yang sudah ada di berbagai negara Eropa dan Amerika, dan juga sudah ada di beberapa negara Asia, seperti Singapura. 

"Dalam praktiknya, wellness tourism itu mengutamakan body, mind and soul kita,” terang Putu Deddy.

Nantinya, lanjut Putu Deddy, wellness tourism ini akan diadakan oleh agen perjalanan dengan berbagai program yang lebih mengutamakan gaya hidup sehat, termasuk soal makanan dan kegiatan yang dilakukan selama  berwisata.

Untuk itu, Indonesia Wellness Tourism Internasional Festival (IWTIF) merupakan sebuah platform atau wadah festival internasional pariwisata kesehatan virtual pertama & terbesar di Indonesia, dan merupakan event wellness internasional yang diselenggarakan secara virtual dengan skala international. 

IWTIF diinisiasikan oleh 3 asoasi wellness yaitu : 
1. IWMA (Indonesia wellness master association)
2. WHEA (Wellness and health care entrepreneur association)
3. IWSPA (Indonesia wellness spa professional association)

Tahun ini merupakan tahun kedua IWTIF diselenggarakan. 

Apa saja sih kegiatan IWTIF? Ada webinar mengenai wellness, penjualan produk UMKM buatan anak negeri seperti produk herbal, kerajinan tangan, gastronomi, skincare, hingga penjualan jasa seperti pelatihan dan sertifikasi bidang spa, pelayanan spa wellness, dan destinasi wellness. 

Semua dilaksanakan secara virtual melalui IWTIF.com di bulan September 2022.

IWTIF telah terkoordinasi dan didukung oleh kementrian pariwisata dan ekonomi kreatif, kementrian luar negeri, KBRI di 16 negara, dinas pariwisata, Diaspora, serta berbagai asosiasi wellness di Indonesia. 

IWTIF juga akan berpartisipasi dalam rangkaian side event G20 di kota Solo pada bulan Agustus 2022 mendatang.
Untuk informasi lebih lanjut dapat mengunjungi :
> Website : https://iwtif.com
> Twitter & Instagram : @iwtif_
> Facebook & Youtube : IWTIF

Daerah