Ini Perbedaan Wellness Tourism dan Medical Tourism
JEJAKVIRAL - Wisata kesehatan menjadi pilihan cerdas dalam membangkitkan sektor pariwisata di tiap daerah, terutama Bali.
Hal ini diungkapkan Putu Agus Yudiantara dari Dinas Pariwisata Provinsi Bali seperti dikutip dari akun YouTube IWTIF pada Kamis (22/5/2025).
"Terkait dengan wisata kesehatan menurut kami itu ada dua jenis. Jadi wisata pengobatan dan wisata kebugaran," ujar Putu.
Wisata pengobatan sering sebut sebagai medical tourism. Jadi medical tourism itu, praktik medis seseorang berwisata ke luar kota atau keluar dari negaranya untuk tujuan pengobatan.
Sedangkan wisata kebugaran itu lebih cenderung ke rekreasi kemudian healing.
"Anak muda jaman sekarang menyebutnya healing ya," terangnya.
Kedua kategori tersebut, sambung, Putu, bisa disebut wisata kesehatan. Mereka datang dari luar kota atau luar negeri untuk memperoleh pemeriksaan tindakan medis.
"Medisnya ini mengarah ke medical tourism dan atau pemeriksaan kesehatan lainnya di rumah sakit," kata Putu.
Sedangkan wisata kebugaran lebih menitikberatkan tidak hanya pada fokus kesehatan saja tetapi juga pada keselarasan mental dan spiritual.
"Misalnya yoga, spa, meditasi seperti mandi air panas," tambahnya.
Adapun jenis fasilitas kesehatan tersebut bisa dibagi dua.
Pertama, pelayanan kesehatan Rumah Sakit Puskesmas dan klinik serta fasilitas Kesehatan tradisional atau griya sehat.
Di sini dilakukan pengobatan secara herbal dan lain sebagainya," ujar Putu.
Kedua, wisata kesehatan tersebut dapat diintegrasikan dengan kegiatan wisata lainnya.
jadi ini biasanya dikerjakan oleh travel agent. Jadi mereka membuat satu paket wisata dengan memadukan wisata atau tour wisatawan tersebut dengan pengobatan.
misalnya hari pertama berobat ke rumah sakit kemudian hari kedua ketiga mereka bisa healing, pemandangan yang hijau ataupun menikmati kuliner lokal.