Cakup Satu Kali Terapi, Stemcell Bisa Mengatasi Penyakit Osteoarthritis
JEJAKVIRAL - Ketika merasakan nyeri, kekakuan, dan kesulitan bergerak, terutama di bagian sendi seperti lutut, pinggul, atau tangan bisa jadi Anda mengalami Osteoarthritis.
Penyakit ini disebabkan oleh kondisi tulang rawan sendi mengalami kerusakan atau keausan seiring bertambahnya umur
Osteoarthritis itu sendiri merupakan jenis arthritis yang paling umum. Osteoarthritis biasanya ditandai dengan gejala seperti;
Pertama, nyeri sendi yang bertambah parah saat bergerak atau setelah beraktivitas.
Kedua, kekakuan sendi, terutama dirasakan pada pagi hari.
Ketiga, terdengar suara gemeretak saat menggerakkan sendi.
Ketiga, terjadi pembengkakan atau peradangan pada sendi.
Secara umum, untuk mengatasi osteoarthritis Anda bisa melakukan olahraga ringan dan teratur. Tujuannya untuk menjaga fleksibilitas sendi.
Kedua, mengelola berat badan untuk mengurangi beban pada sendi.
Ketiga, bisa juga menggunakan obat anti-inflamasi atau analgesik untuk mengurangi nyeri.
-
Keempat, terapi fisik atau injeksi kortikosteroid untuk mengurangi peradangan.
Kelima, ini yang paling dianggap efektif dalam mengatasi masalah osteoarthritis, yakni menggunakan metode terapi Stemcell.
Mengapa bisa dibilang efektif? Karena cukup terapi satu kali saja, Anda akan merasakan perubahan menjadi lebih sehat.
Memang banyak orang yang bertanya, berapa kali seseorang yang mengalami Osteoarthritis untuk melakukan Stemcell.
"Mengenai frekuensi pemberian Stemcell ini memang terus terang memerlukan penelitian," ungkap Prof Dr dr Andri Lubis, dokter spesialis ortopedi seperti dikutip dari akun Instagram Etnaprana Wellness Clinic (EWC) pada Sabtu (3/1/2026).
Mengapa harus memerlukan penelitian lebih dalam, menurut Prof Dr dr Andri Lubis, yang namanya ilmu dia akan terus berkembang.
"Apa yang dilakukan para ahli pada saat ini, mungkin pada suatu saat akan ditemukan cara atau pun metode yang lebih tepat," tambahnya.
Jadi, lanjutnya, bisa berbagi dari bagaimana cara pemberiannya dan berapa sering pemberiannya.
"Kalau sakitnya terletak pada lutut, maka tentu pemberiannya haruslah pada dalam lutut," tegasnya.
Dikatakan ahli ortopedi ini, kalau disuntik ke dalam inframuskular atau dalam otot atau ke dalam pembuluh darah, tentu dia akan sedikit sekali yang sampai ke dalam lutut.
"Oleh karena itu dia harus masuk ke dalam lutut. Mengenai berapa lamanya ini memang berbeda-beda. Umumnya kalau Stemcell hanya satu kali saja," paparnya
Tetapi untuk memimpin atau menjaga, memelihara agar Stemcell tetap berada di dalam lutut, tambahnya, maka kita memerlukan penyangga.
"Penyangga itu disebut scaffold, Ini dapat diberikan biasanya sampai tiga kali," ujarnya seraya mencontohkan hyaluroniv acid yang berfungsi untuk menjaga agar Stemcell tetap berada di dalam lutut.